JawaPos.com - Rekapitulasi suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Setidaknya 100 personel bersenjata lengkap akan disiaagakan di KPU Sumsel.
Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan saat ini memang masih dilakukan rekapitulasi di tingkat Kabupaten/Kota dari tanggal 4 Juli hingga 6 Juli 2018. Setelah itu, baru nantinya akan dilakukan rekapitulasi di tingkat Provinsi, pada tanggal 7-9 Juli 2018.
Nantinya, pada saat rekapitulasi di tingkat provinsi, petugas kepolisian yang berjaga di tingkat Kabupaten/Kota dikirim ke Provinsi.
"Pokoknya kami siap amankan karena ini sudah dijadwalkan, diagendakan dan sudah menjadi timeline kami," katanya saat ditemui di Mapolda Sumsel, Jumat (6/7).
Nantinya yang menjadi perhatian pengamanan yaitu kantor KPU Sumsel dan juga Bawaslu karena ditempat tersebut paling rawan terjadinya unjuk rasa saat Pilkada.
Saat ini, lanjut Kapolda, pihaknya sudah melakukan floating pengamanan di dua tempat tersebut yakni sebanyak, 1 pleton atau sekitar 30 orang secara bergantian. Kemudian, saat rekapitulasi pihaknya akan menambah sekitar 1 kompi atau 100 personel.
Menurutnya, jika ada unjuk rasa maka pihaknya akan kembali melakukan penambahan pasukan pengamanan. Namun, untuk saat ini menurutnya 1 kompi sudah cukup untuk mengamankan kantor KPU Sumsel dan juga kantor Bawaslu Sumsel.
"Kami harap juga bagi paslon yang tidak setuju dengan hasil untuk tidak melakukan hal anarkis atau kekerasan. Tetapi, lakukan secara yuridis atau secara hukum," tutupnya
Untuk diketahui, sesuai dengan tahapan Pilgub Sumsel, rekapitulasi suara ditingkat Provinsi akan dilakukan pada 7-9 Juli melalui rapat pleno di Kantor KPU Sumsel.
(lim/JPC)
https://www.jawapos.com/read/2018/07/06/225658/rekapitulasi-suara-pilgub-polda-sumsel-siagakan-100-personel
0 Response to "Rekapitulasi Suara Pilgub, Polda Sumsel Siagakan 100 Personel"
Posting Komentar