JawaPos.com - Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya Muhammad Syaugi menyatakan, pihaknya telah mengerahkan 70 orang tim Basarnas untuk mencari korban hilang dari tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara pada Senin (18/6).
"Sampai hari ini kami sudah mengerahkan 70 orang Basarnas, tim Basarnas special group yang mempunyai kemampuan darat, laut dan udara," kata Syaugi di Gedung Kemenhub, Jakarta Pusat, Rabu (20/6).
Syaugi menuturkan, Basarnas hanya fokus mencari para korban yang hilang dari insiden tenggelamnya KM Sinar Bangun. "Kemarin kami sudah bagi tugas seharian di sana, bersama (tim) dari Kemenhub, KNKT maupun dari Jasa Raharja. Jadi untuk pencarian dan pertolongan leading sector-nya Basarnas," terang Syaugi.
Sebelumnya, KM Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba pada Senin (18/6) sekitar pukul 17.15 WIB. KM Sinar Bangun berlayar dari Pelabuhan Simanindo menuju Pelabuhan Tiga Ras di Kabupaten Samosir.
Menurut otoritas setempat, kapal penumpang itu kelebihan kapasitas. Bahkan, kepolisian setempat menyatakan kapal kayu itu berlayar tanpa manifes. Standar keselamatan kapal juga rendah.
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan, sebanyak 48 persen kecelakaan kapal laut terjadi akibat faktor sarana. Adapun, persentase faktor kesalahan manusia sebesar 40 persen.
Sementara itu, faktor alam seperti ombak tinggi dan angin kencang, disebut KNKT, menyumbang 12 persen penyebab insiden kapal yang pernah terjadi di Indonesia.
(rdw/JPC)
https://www.jawapos.com/read/2018/06/20/221434/basarnas-turunkan-70-orang-khusus-cari-korban-km-sinar-bangun
0 Response to "Basarnas Turunkan 70 Orang Khusus Cari Korban KM Sinar Bangun"
Posting Komentar