JawaPos.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto melontarkan pesan yang ingin disampaikan Megawati mengenai perjalanan pilkada serentak 2018. Hal ini pun sekaligus meluruskan isu yang menyangkut partainya selama perhelatan lima tahunan itu.
Hasto mengatakan, partai berlambang moncong putih mengapresiasi atas penyelenggaraan Pilkada 2018 yang berlangsung aman dan damai. Karena itu, pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih kepada penyelenggara pemilu, aparat keamanan serta kepada seluruh masyarakat Indonesia.
"Pilkada serentak ini nyaris tanpa insiden. Masyarakat sudah dewasa, hanya elite tertentu yang gemar menggerutu membuat suasana damai demokratis dirusak oleh kecurigaan," kata Hasto dalam konfrensi pers di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis (28/6).
Tak hanya itu, Hasto menyebut, Jokowi juga telah sukses menjaga amanah rakyat. Serta, partainya juga telah menunjukkan sebuah konstestasi yang beradab dengan tidak menghalalkan segala cara. Salah satunya seperti cara-cara pada pilpres 2014 silam.
Selain itu, pihaknya mengajak semua pihak melihat hasil Pilkada secara utuh. Bukan hanya pemilihan 17 provinsi, tapi juga pemilihan ratusan bupati dan wali kota. Sebab, dalam sistem otonomi daerah, posisi wali kota dan bupati sangatlah strategis, karena mereka yang memegang wilayah.
"Sementara Gubernur sifatnya koordinatif," ungkapnya.
Dalam perhelatan akbar lima tahunan itu, pihaknya telah berhasil menaruh kadernya sebanyak 91 orang di kabupaten/kota. Dalam tingkat provinsi, ia pun merasa bangga bahwa di beberapa daerah dapat menaklukan calon-calon yang kuat.
"Seperti Bali itu kan kekuasaan Demokrat gubernurnya, kita bisa ambil alih sehingga kami mencetak sejarah dimana gubernurnya dari PDIP, I Wayan Koster," tuturnya.
Menurut Hasto, hasil Pilkada di tingkat kabupaten/kota dan provinsi merupakan kemenangan dan kisah sukses dari komitmen kaderisasi Partai. Dalam konteks itu, partainya berhasil melawan pragmatisme dengan mengambil sembarang tokoh yang tidak jelas asal usul ideologi dan komitmennya.
"Kalau untuk sekedar menang kalah, tentu PDIP akan mengusung figur yang elektabilitasnya paling tinggi, tapi PDIP kukuh mengajukan kader untuk maju Pilkada. Dan untuk mendukung komitmen ini, PDIP menyelenggarakan sekolah partai untuk calon kepala daerah, dan juga dilakukan psikotest," imbuhnya.
Lebih lanjut, Hasto menambahkan, pilkada serentak 2018 ini pun menjadi bukti bahwa partainya telah berhasil mewujudkan kaderisasi dengan melahirkan kepemimpinan. Menurutnya, komitmen kaderisasi telah menunjukkan di beberapa kepala daerah tingkat provinsi sampai presiden.
"Komitmen partai menunjuk kader seperti Pak Jokowi untuk memimpin negeri agar program kerakyatan yang disiapkan oleh partai sungguh-sungguh dijalankan. Pak Jokowi adalah contoh kader yang dipersiapkan sejak lama," tutupnya.
(aim/JPC)
https://www.jawapos.com/read/2018/06/29/223666/usai-pilkada-serentak-2018-megawati-titipkan-pesan-ini
0 Response to "Usai Pilkada Serentak 2018, Megawati Titipkan Pesan Ini"
Posting Komentar