12 Korban Ledakan Sumur Minyak Ilegal Masih Dirawat Intensif

Korban ledakan sumur minyak di kawasan Rantau Peurlak, Kabupaten Aceh Timur, tiba di RSUDZA Banda Aceh, Rabu (25/4). (Murti Ali Lingga/JawaPos.com)

JawaPos.com - Sebanyak 12 orang korban ledakan sumur minyak ilegal di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Pereulak, Kabupeten Aceh Timur, Aceh kini dirawat di RSUD Sultan Abdul Aziz Syah. Usai kejadian, mereka langsung dibawa guna mendapat penanganan medis secara intensif.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Teuku Ahmad Dadek mengatakan, para korban terus mendapatkan perawatan. "Perawatan korban sedang berlangsung hingga kini," kata Teuku Ahmad Dadek ketika dihubungi JawaPos.com, Banda Aceh, Jumat (27/8).

Sejak insiden ledakan sumur minyak tejadi pada Rabu (24/4) sekira pukul 02.00 WIB kemarin, para korban langsung dirawat secara intensif. Setelah beberapa hari dirawat di RSUD Sultan Abdul Aziz Syah, sebagian dari mereka terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh. Mereka di rujuk untuk mendapat perawatan dan penanganan lebih lanjut.

"Ada sebagian dibawa ke RSUDZA Banda Aceh," ujarnya.

Meskipun demikian, Teuku tidak menyebutkan dan merinci berapa banyak serta siapa saja korban ledakan sumur minyak yang diboyong ke RSUDZA Banda Aceh.

Korban ledakan sumur minyak di kawasan Rantau Peurlak, Kabupaten Aceh Timur, tiba di RSUDZA Banda Aceh, Rabu (25/4).

Korban ledakan sumur minyak di kawasan Rantau Peurlak, Kabupaten Aceh Timur, tiba di RSUDZA Banda Aceh, Rabu (25/4). (Murti Ali Lingga/JawaPos.com)

Dari data yang peroleh JawaPos.com dari BPBA, 12 pasien korban ledakan sumur minyak yang tengah dirawat di RSUD Sultan Abdul Aziz Syah yakni, Agussalim, 26; M Ayub,29; Halimah, 65; Safriadi, 25, M Husein, 35. Kemudian Zainuddin, 35; Umar Hamzah, 45; Fahkrurazi, 13; dan M Afit, 23.

Staf Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBA Henny yang dikonfirmasi terpisah mengatakan, hingga kini belum diketahui pasti para korban dirawat di ruangan apa dan apakah masih berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sultan Abdul Aziz Syah, Aceh Timur.

"Sampai saat ini belum ada kabar jumlah yang akan dirujuk ke RSUDZA Banda Aceh," papar Henny.

Untuk diketahui, jumlah korban jiwa meninggal dunia sempat simpang siur. Namun BPBA memastikan korban ledakan sumur minyak ilegal di Aceh Tumur masih berjumlah 21 orang dan sebanyak 39 orang alami luka parah atau berat.

Sebelumnya, insiden ledakan sumur minyak tejadi pada Rabu (24/4) sekira pukul 02.00 WIB. Ketika itu, warga tengah ramai mengambil minyak mentah dari salah satu sumur. Semburan api dari sumur minyak ilegal itu padam pada Kamis (26/4) sekitar pukul 05.00 WIB.

Adapun korban eninggal masing-masing:
1. Sri Wahyuni, 38, warga Gampong Bhom Lama Kec. Ranto Peureulak
2. Riana, 60, Bhom Lama Kec. Ranto Peureulak
3. Dedi Saputra, 27, warga Bhom Lama Kec. Ranto Peureulak
4. Irnawan, 45, Bhom Lama Kec. Ranto Peureulak
5. M. Rafi, 38, Warga Alue Dua Kec. Ranto Peureulak
6. Ridansyah, 32, warga gampong Alue dua Kec. Ranto Peureulak
7. Sudaryono, 25, Alue Dua Kec. Ranto Peureulak
8. Siti Rahaya, 31, Pasie Putih Kec. Ranto Peureulak
9. Siti Habsyah, 61, Pasie Putih Kec. Ranto Peureulak
10. Munazar, 30, Pasie putih Kec. Ranto Peureulak
11. M. Fairuz, 23, Pasie Putih Kec. Ranto Peureulak
12. Rizki Adriansyah,28, Pasi Putih Kec. Ranto Peureulak
13. Zainal Abidin,36, Pasi Putih Kec. Ranto Peureulak
14. Ishaq AB, 45, Pasi Putih Kec. Ranto Peureulak
15. Al-husairi, 23, Pasie Putih Kec. Ranto Peureulak
16. Riki Mulyansyah, 23, Pasie Putih Kec. Ranto Peureulak
17. Afrizal, 35, warga Punti Payong Kec. Ranto Peureulak
18. Mukhlis Rusli, 42, Alue Bu KEc. Peureulak Barat
19. M. Faisal Rizal, 29, Kec. Peudawa
20. Adnan Syahputra,30, Kec. Mutiara, Kab. Pidie
21. Efendi Hamid, 43, Bhom Lama Kec. Ranto Peureulak

(mal/JPC)

Alur Cerita Berita

Rekomendasi Untuk Anda

Sponsored Content

loading...

Let's block ads! (Why?)

https://www.jawapos.com/read/2018/04/27/208063/12-korban-ledakan-sumur-minyak-ilegal-masih-dirawat-intensif

0 Response to "12 Korban Ledakan Sumur Minyak Ilegal Masih Dirawat Intensif"

Posting Komentar