
Segala persiapan sudah dilakukan panitia penyelenggara dan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Seperti yang terlihat di sepanjang jalan mulai dari simpang empat Ngapeman hingga Gladak, Jumat (27/4) pagi. Ribuan penari melakukan gladi bersih. Adapun para penari itu berasal dari kalangan pelajar SMP, pelajar SMA, akademisi dan penari profesional.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB itu dilakukan untuk memastikan persiapan para penari sebelum tampil. Persiapan semacam ini sudah dilakukan sebanyak dua kali. Gladi bersih pada hari ini merupakan persiapan terakhir sebelum pentas digelar.
Sejumlah instruktur tari juga terlihat hadir dalam gladi bersih. Mereka sesekali memberikan arahan kepada penari terkait gerakannya. Tujuannya agar penampilan para penari bisa maksimal dan berkesan di hati masyarakat.
Wali Kota solo F.X. Hadi Rudyatmo pun terlihat memantau langsung gladi bersih. Bahkan, Rudy sesekali memberikan masukan untuk kegiatan tersebut.
Meski para penari terlihat sudah terlatih dan siap untuk memberikan penampilan terbaik, ternyata masih banyak yang kesulitan untuk memainkan gerakannya. Salah satunya seperti yang dialami Nadia, 15.
Dia mengaku sudah menyukai tarian sejak kecil. Akan tetapi saat membawakan tarian tradisional tersebut, dirinya masih kesulitan. "Gerakannya berbeda dengan tarian lain. Kalau tarian Gambyong ini agak susah. Ini karena ada pakem yang harus benar-benar diikuti. Mengingat tarian ini adalah tarian tradisional," ungkapnya kepada JawaPos.com saat ditemui disela gladi bersih.
Remaja putri yang merupakan siswi salah satu SMP Negeri di Solo itu mengungkapkan, untuk memberikan penampilan terbaik dirinya rutin berlatih usai pulang sekolah. Bahkan dalam seminggu terakhir ini, dia tidak pernah lowong berlatih tari Gambyong. "Terus berlatih saja setelah pulang sekolah. Kalau untuk persiapan khusus memang tidak ada," katanya.
Sementara itu, banyaknya peserta yang mengikuti tari Gambyong tidak hanya untuk menghibur masyarakat saja. Tetapi juga bertujuan agar bisa tercatat di rekor museum Indonesia (MURI).
(apl/JPC)
0 Response to "5.000 Penari Gambyong Bersiap Turun ke Jalan"
Posting Komentar