
"Kami berharap agar pemerintah daerah saat ini tak perlu 'alergi atau tidak nyaman' dengan beberapa istilah yang terlanjur populer maupun tidak populer berkenaan dengan pelaksanaan RPJMD Tahun 2013-2017," kata anggota PDIP William Yani di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (2/3).
Dia pun menyebutkan beberapa program terdahulu dimasa kepemimpinan Ahok-Djarot. Yani menilai, hal itu hanya sebuah nama, sehingga tidak ada salahnya program Anies-Sandi mengikuti penamaan yang sudah akrab di telinga warga DKI Jakarta.
Fraksi PDIP DPRD DKI ingin gunakan hak interpelasi. (Evi Ariska/ JawaPos.com)
"Misalnya tentang normalisasi sungai termsuk sungai Ciliwung, RPTRA, RUSUNAWA, RUSUNAMI, rumah deret, penggusuran atau penertiban, KP, KS, dan lian-lain," ungkapnya.
Lebih lanjut PDIP menilai, jika program tersebut masih layak dan berguna untuk masyarakat, maka seharusnya Anies-Sandi melanjutkan program peninggalan Ahok-Djarot itu. "Yang penting ketika hal itu lebih besar manfaatnya bagi kota Jakarta Ibukota NK-RI berikut warga kotanya, apa salahnya dilaksanakan atau dilanjut," pungkasnya.
(eve/JPC)
0 Response to "PDIP Minta Anies-Sandi Tak Alergi Gunakan Istilah Era Ahok-Djarot"
Posting Komentar