Tunggu Izin BI, Uji Coba Program OK OTrip Diperpanjang

"Kalau kemarin sih katanya coba diperpanjang tiga bulan lagi, tapi kita lihat," ujar Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko di Balai Kota, Selasa (3/4).

Dia menjelaskan, perpanjangan uji coba lantaran pihak Bank Indonesia (BI) masih melakukan evaluasi terhadap mekanisme pembayaran OK OTrip.

Wakadishub DKI Jakarta Sigit Widjatmoko (Ikhsan Prayogi/ JawaPos.com)

" OK OTrip ini masih dalam proses POC (proof of concept). Jadi BI kan sampai sekarang belum bisa memberikan rekomendasi terkait dengan program ini karena POC nya masih berjalan. Makanya hasil evaluasi di BI pun agar diperpanjang," tuturnya.

Menurut Sigit, POC atau bukti dari konsep pembayaran OK OTrip masih dalam evaluasi dan hal itu penting karena salah satu syarat pelaksanaan program tersebut yakni harus dapat izin dari BI.

"Bukan berarti belum dapet izin. Ini kan karena uji coba dan mereka masih melaksanakan penilaian, acessor dan settlement dari rangkaian uji coba ini. Karena ini masih berproses, kemarin rapat di BI makanya disarankan diperpanjang," jelas Sigit.

Sebagai informasi, program OK OTrip dijalankan oleh PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) sebagai pilot project telah diuji coba sejak bulan Desember 2017. Pada tahap uji coba, warga ibu kota dibebankan tarif sebesar Rp 3.500, untuk menggunakan angkutan umum selama 3 jam.

(yes/JPC)

Let's block ads! (Why?)

https://www.jawapos.com/read/2018/04/03/201232/tunggu-izin-bi-uji-coba-program-ok-otrip-diperpanjang

0 Response to "Tunggu Izin BI, Uji Coba Program OK OTrip Diperpanjang"

Posting Komentar