Baru Seminggu, Ratusan Pemuda Rame-rame Daftar Anggota Polri

Salah satu Petugas Verifikasi Ulang Panitia Pembantu Penerimaan Polri (Panbanrim) Polres Malang, Brigadir Ridwan Samiaji, menjelaskan, pada minggu pertama, dalam sehari sekitar 15-17 formulir diambil oleh pendaftar.

Sementara itu, memasuki minggu kedua, Senin (2/4), sudah ada 33 formulir yang diambil. Rinciannya, tiga yang mendaftar untuk Taruna Akpol, sementara 30 mendaftar Bintara. Total, sudah sekitar 120 formulir yang terambil. Namun, masih sedikit yang dikembalikan ke Polres Malang untuk dilanjutkan dengan pemberkasan. 

"Rata-rata memang mendaftarkan diri sebagai Bintara. Untuk yang Tamtama masih belum," kata Ridwan di Gedung Sanika Satyawadha, Porles Malang, Senin (2/4). 

Sementara itu, Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung menjelaskan, target mereka untuk mendapatkan pendaftar adalah sebanyak-banyaknya. 

"Makin banyak makin bagus. Pendaftaran kan masih dibuka, jadi masih ada waktu," ujarnya di Polres Malang, Senin (2/4). 

Ujung menjelaskan, tugas panitia pendaftaran di Polres Malang adalah menerima berkas, mengetes kesehatan jasmani serta kelengkapan administrasi. Sedangkan untuk tahapan lainnya, dilangsungkan dan menjadi tanggung jawab Polda Jatim. "Semua Polda ya, Polres hanya pendaftaran saja," imbuh Ujung. 

Laki-laki yang selalu berpenampilan necis ini menjelaskan, mengenai kuota penerimaan calon anggota polisi. Namun, dia memperkirakan, kuota antara 200-300. "Itu kuota se-Indonesia," katanya. 

Ujung menegaskan, rekrutmen anggota Polisi saat ini, lebih transparan dan akuntabel. Karena, semua pihak dapat mengawasi. Mulai dari LSM hingga wartawan. 

Dia menegaskan, tidak ada yang ditutupi dalam proses rekrutmen ini. Bahkan, tidak ada lagi istilah nitip agar jalan menjadi anggota polisi lebih mulus. 

"Sudah tidak ada lagi penembak di atas kuda. Itu istilah bagi orang yang tidak ada kaitannya dengan panitia namun memberikan janji mampu memasukkan ke polisi. Kalau tidak berhasil, uang kembali," tegasnya. 

Dia menambahkan, sanksi tegas juga akan diberikan bagi calon anggota polisi dan anggota yang terindikasi terlibat dalam praktik curang.

Bagi anggota polisi, akan mendapatkan sanksi. Bisa berupa sanksi pidana atau kode etik. Bahkan, paling berat diberhentikan dengan tidak hormat sebagai anggota polisi. "Justru jika ada surat memo, langsung didiskualifikasi calon peserta itu," tegas Ujung.

(tik/JPC)

Let's block ads! (Why?)

https://www.jawapos.com/read/2018/04/03/200983/baru-seminggu-ratusan-pemuda-rame-rame-daftar-anggota-polri

0 Response to "Baru Seminggu, Ratusan Pemuda Rame-rame Daftar Anggota Polri"

Posting Komentar