JawaPos.com - Ramadan dan Idul Fitri 1439 hijriah meningkatkan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di Sumatera Barat (Sumbar). Khususnya premium yang konsumsinya tumbuh hingga 34,4 persen.
Sesuai data PT Pertamina MOR I, rata-rata konsumsi harian premium di Sumbar mencapai 900 kilo liter (kl). Namun sejak H-29 hingga H+3 Lebaran, angka konsumsi premium melonjak hingga 1.210 kl per hari. Artinya, konsumsi premiun saat puasa dan Lebaran menembus angka 40 ribu kl.
Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR I Rudi Ariffianto mengatakan, konsumsi BBM akan terus tumbuh seiring habisnya masa kerja Satgas Ramadan dan Idul Fitri di kantor MOR I pada 28 Juni mendatang. Selain premium, kenaikan konsumsi juga terjadi pada pertamax sebesar 2 persen.
Konsumsi pertamax naik tipis dari konsumsi rata-rata hariannya 250 kl menjadi 255 kl per hari. Dengan angka penjualan 8.411 kl hingga H+3 Lebaran.
Lalu, konsumsi pertalite dan solar justru mengalami penurunan. Konsumsi harian pertalite turun 8 persen dari 880 kl menjadi 807 kl/hari. Sebanyak 26.641 kl pertalite terjual hingga H+3 Lebaran.
Sedangkan solar, konsumsinya turun seiring dengan liburnya sebagian besar angkot selama lebaran. Konsumsi harian solar turun 16,8 persen dari 1.200 kl per hari menjadi 998 kl per hari.
"Kami terus berupaya memastikan kebutuhan BBM masyarakat agar terjaga dan terpenuhi. Pasokan BBM untuk Sumbar disuplai dari tiga terminal BBM. Pertama, TBBM Sungai Siak, TBBM Tembilahanan dan TBBM Dumai," kata Rudi, Rabu (20/6).
GM PT Pertamina MOR I Sumbagut Joko Pitoyo mengatakan, kenaikan konsumsi bervariasi setiap harinya. Sesuai pola tahunan, konsentrasi peningkatan pada beberapa hari setelah Lebaran akan terjadi di titik-titik wisata. Sebab banyak masyarakat yang menghabiskan libur lebaran.
"Di antara provinsi-provinsi di Sumatera bagian Utara, kenaikan di Sumbar paling signifikan. Ini juga dipengaruhi tradisi pulang basamo saat mudik," ujar Joko.
(rcc/JPC)
https://www.jawapos.com/read/2018/06/20/221421/konsumsi-premiun-di-sumbar-naik-344-persen
0 Response to "Konsumsi Premiun di Sumbar Naik 34,4 Persen"
Posting Komentar