JawaPos.com – Jambret dua gadis belia, Rozikin, 20 dan rekannya babak belur dihajar massa, Sabtu (26/5). Tidak cukup sampai di situ, motor warga Baran, Desa Randugading, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang tersebut juga dibakar massa.
Informasi yang berhasil dikumpulkan JawaPos.com, kejadian penjambretan tersebut bermula ketika korban Elok Sukma, 17, dan temannya Nurlaetul Fitriani, 18, berboncengan dan melintas di kawasan makam di daerah Bokor, Malang.
Tiba-tiba, kedua korban langsung dipepet oleh Rozikin dan rekannya. Keduanya langsung berniat jahat dengan menjambret handphone korban. Saat kejadian, korban diketahui hendak menuju ke Tumpang.
Mendapati handphone-nya direbut, korban refleks langsung mempertahankan harta bendanya dengan sekuat tenaga. Aksi tarik menarik pun terjadi hingga keduanya lantas jatuh. "Korban tidak luka parah. Dia warga Kota Malang. Kemungkinan ke Tumpang karena berkunjung ke tempat temannya," urai Kapolsek Tumpang, AKP Yusuf.
Kedua gadis belia ini kemudian berteriak jambret sehingga mengundang perhatian warga. Warga yang bergerombol langsung menangkap dan memukuli pelaku. Motor yang digunakan pelaku beraksi langsung dibakar warga. Pembakaran ini rupanya bentuk kekecewaan massa.
"Satu pelaku berhasil kabur. Akhirnya R ini menjadi bulan-bulanan warga. Tersangka memang tidak luka parah, namun bagian wajahnya mengeluarkan darah," lanjut Yusuf
Yusuf menjelaskan, setelah mendapatkan kabar ini, pihaknya segera menuju lokasi kejadian. Polisi mengamankan tersangka agar tidak terjadi amuk massa lebih lanjut. "Tersangka sudah kami amankan di kantor dan diproses sesuai dengan hukum," tegasnya.
(tik/JPC)
https://www.jawapos.com/read/2018/05/26/215716/pepet-dua-gadis-pemuda-di-malang-dihajar-massa-dan-motornya-dibakar
0 Response to "Pepet Dua Gadis, Pemuda di Malang Dihajar Massa dan Motornya Dibakar"
Posting Komentar