JawaPos.com - Ngabuburit dengan berjalan-jalan atau datang ke tempat wisata mungkin sudah biasa. Namun, ngabuburit keliling Kota Bandung dengan menggunakan Bandung Tour On Bus (Bandros) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, tentu menyajikan pengalaman yang berbeda.
Masyarakat begitu antusias menunggu antrean untuk bisa menikmati wisata Kota Bandung menggunakan Bandros. Terlihat antrean begitu memanjang di pintu masuk bus Bandros yang parkir di taman Dewi Sartika Bandung.
Bus Bandros dengan konsep art deco itu bermaacam-macam warna. Dimulai dari warna yang kuat seperti biru, merah, hitam, kuning ada juga warna-warna soft merah muda, biru muda, ungu dan lainnya.
Bus Bandros yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub) Bandung bersama CSR memfasilitas kebutuhan masyarakat baik lokal maupun interlokal dalam menikmati keindahan Kota Kembang itu. Berawal Pemkot Bandung hanya menyediakan 6 unit saja namun, awal 2018 ditambah 12 unit Bandros, yang saat itu diresmikan Wali Kota Bandung non aktif Ridwan Kamil.
Seorang warga Majalaya, Desi Aisyah mengatakan dirinya rela mengantre bus Busdros demi menjawab rasa penasarannya terhadap Bandros. Pasalnya, Desi sangat penasaran dengan keunikan bus tersebut sekaligus ngabuburit di Kota Bandung.
"Iya saya penasaran mau naik, tapi penuh. Padahal udah ngantre dan nunggu," kata Desi yang membawa rombongan dari Kabupaten Bandung di Taman Dewi Sartika, Bandung, Minggu (27/5).
Selain penasaran, dirinya pun ingin mengajak sanak saudaranya berkeliling Bandung. Karena sejak hadirnya Bandros beberapa tahun lalu belum sempat naik.
"Saya bawa keponakan, teman-teman dari Majalaya mau naik kan emang belum pernah. Sebenarnya mah pengen nyoba pas masih dua tingkat tapi sampai sekarang belum kesampaian," jelasnya.
Untuk diketahui, sebelumnya enam bus Bandros pada awalnya memiliki dua tingkat. Namun karena ada masih banyaknya kabel yang menggelantung di jalan, maka diputuskan untuk hanya menggubakan lantai satu saja.
Sebagaimana diketahui, setiap warna Bandros akan berbeda rute. Karena rute berbeda maka tarif Bandros dengan kapasitas 24 penumpang pun disesuaikan dengan rute yakni sekitar Rp 10 ribu- Rp 15 ribu per orang untuk satu kali keliling. Jika masyarakat ingin berkeliling seharian harus mendaftar terlebih dahulu kepada call center Bandros, dan tarif pun pasti akan berbeda sekitar Rp 25 ribu- Rp 50 ribu per orang.
Beberapa lokasi atau shelter Bandros yakni Taman Dewi Sartika, Alun-Alun Bandung, Jalan Diponegoro dan lainnya.
(ona/JPC)
https://www.jawapos.com/read/2018/05/27/215838/warga-rela-antre-demi-ngabuburit-naik-bus-bandros-keliling-bandung
0 Response to "Warga Rela Antre Demi Ngabuburit Naik Bus Bandros Keliling Bandung"
Posting Komentar