
"Minimal itu diisi dengan air yang steril bebas timbal atau limbah di dalam cairan itu. Sehingga radiator dapat bekerja secara maksimal. Karena kalo kotor itu suhu mobil jadi cepat tinggi dan cepat rusak," ungkap owner bengkel AC CV Sejuk AC Sukses Abdul Rohim, saat ditemui JawaPos.com di Joglo, Jakarta Barat, Rabu (2/5).
Sedangkan untuk perawatannya Rohim tidak bisa mengatakan sebarapa jauh radiator harus dicek. "Karena yang terpenting adalah dicek secara berkala setiap pagi. Itu yang terpenting," lanjutnya.
Selain itu beberapa kerusakan radiator juga sering ditemui oleh Rohim dibengkelnya. "Cuma dua isinya tidak bagus dan fan radiator mati. Seperti di mobil Avanza dia itu udah electrical fan kalo itu mati temperatur naik air kosong kesedot atau air memuai menguap, sehingga mesin radiator tidak air dan rusak. Jadi dua itu yg bikin radiator rusak," kata Rohim.
Rohim juga berharap agar para pemilik mobil tidak terlena dengan kondisi mobil. Meskipun dalam keadaan sehat atau baik, Anda wajib melakukan pemeriksaan cairan radiator mobil. Selain air bersih Rohim juga memberikan tips lain untuk mengisi air di dalam radiator. Yakni dengan coolant atau dengan air AC yang menetes di rumah.
"Kalau coolant itu bisa di beli di toko sparepart, dan beli di bengkel atau toko resmi agar kualitasnya terjaga. Harganya juga tidak terlalu mahal. Alternatif lainnya adalah dengan menampung air AC yang ada di rumah. Itu juga bisa digunakan. Karena itukan air embun dan bersih, tapi diletakkan di wadah yang bersih juga," ungkap Rohim.
Pengisian cairan di radiator dapat dilakukan dengan membuka kran di bagian bawah radiator. Lalu biarkan cairan mengalir keluar sambil dinyalakan mesinnya.
"Dengan catatan ada air mengalir yang masuk agar radiator tidak kosong. Ketika air atau cairan yang keluar sudah berubah warna menjadi bening atau tidak keruh, mesin dimatikan lalu kran radiator di tutup, dan diisi lagi dengan cairan atau air yang bersih," lanjut Rohim.
(ipy/JPC)
0 Response to "Ternyata Air AC Bisa Digunakan Sebagai Substitusi Cairan Radiator"
Posting Komentar