JawaPos.com - Arus mudik dan balik Lebaran menimbulkan persoalan. Sampah banyak berserakan di jalur Pantai Utara (Pantura). Keberadaan sampah-sampah itu tentu merusak pemandanga kota.
Untuk mengatasinya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon menerjunkan 25 petugas kebersihan. Mereka menyasar 15 titik jalur arteri Pantura. Hasilnya, 4 meter kubik sampah berhasil dikumpulkan.
Kepala DLH Kota Cirebon Abdullah Sukur mengatakan, banyak pemudik yang singgah di warung di sepanjang jalur Pantura. Mereka lantas meninggalkan sampah sebelum melanjutkan perjalanan.
Bersih-bersih di jalur Pantura sudah mulai sejak 19 Juni lalu. Antara lain di Jalan Raya By Pass dan Jalan Raya Singsingamaraja, Kota Cirebon. "Kami menerjunkan 25 petugas kebersihan untuk membersihkan sisa-sisa sampah saat mudik dan arus balik," kata Suku kepada JawaPos.com, Sabtu (23/6).
Sampah sebanyak 4 meter kubik kemudian diangkut untuk dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kopiluhur, Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Aksi kebersihan itu merupakan perintah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang mengaku miris atas banyaknya sampah berserakan di sepanjang jalur mudik.
DLH Kota Cirebon akan terus berperan aktif melakukan aksi kebersihan selama arus mudik dan balik setiap tahunnya. "Seluruh pimpinan Dinas Lingkungan se-Indonesia dikumpulkan di Jakarta. Ke depannya, kami berperan aktif untuk aksi kebersihan di jalur mudik setiap tahunnya," tandas Sukur.
(wiw/JPC)
https://www.jawapos.com/read/2018/06/23/222198/pemudik-sisakan-4-meter-kubik-sampah-di-cirebon
0 Response to "Pemudik Sisakan 4 Meter Kubik Sampah di Cirebon"
Posting Komentar