JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan, ia akan bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong Un. Hal itu ia katakan setelah adanya pembicaraan di Ruang Oval, Gedung Putih dengan Pemimpin Delegasi Korut Kim Yong Chol pada Jumat, (1/6).
Setelah lebih dari satu jam pembicaraan dengan Kim Yong Chol di Ruang Oval, Trump mengatakan, diskusi mengenai denuklirisasi akan dilakukan di Singapura. Namun Trump memperingatkan, ia tidak berharap untuk segera menandatangani kesepakatan untuk menghentikan program nuklir Korut.
"Saya tidak pernah mengatakan itu terjadi dalam satu pertemuan. Saya pikir ini akan menjadi proses, tetapi hubungan itu sedang dibangun dan itu sangat positif," katanya dilansir dari Channel News Asia Sabtu (2/6).
Trump mengatakan, mereka telah mendiskusikan secara formal guna mengakhiri Perang Korea sejak 1953. "Kami membicarakannya. Kami berbicara tentang mengakhiri perang," katanya.
"Secara historis itu sangat penting, tapi kami akan lihat. Kami memang mendiskusikan itu, akhir dari Perang Korea. Bisakah kau percaya kita sedang berbicara tentang berakhirnya Perang Korea?," lanjut Trump.
Washington memutuskan, Kim harus menyetujui mengakhiri senjata nuklir Korut dan program rudal antar benua yang lengkap, dapat diverifikasi, dan tidak dapat diubah lagi.
Kim mengatakan, dia berkomitmen untuk denuklirisasi dalam beberapa bentuk. Tetapi dia diperkirakan akan menuntut jaminan keamanan.
Sebagian besar pengamat skeptis akan dilakukan pertemuan puncak antara kedua pemimpin yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dapat mengarah pada terobosan cepat. Trump mengakui itu akan menjadi proses yang panjang dan sulit.
Kim Yong Chol, wakil ketua eksekutif partai yang berkuasa dan pejabat senior di Korea Utara mengunjungi Amerika Serikat pertama kalinya dalam 18 tahun, menghabiskan hampir 90 menit di Ruang Oval.
Setelah itu, Trump dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengantar delegasi Korut ke mobil yang menunggu mereka. Trump tersenyum dan berjabat tangan di depan media sebelum iring-iringan mobil itu pergi.
(iml/JPC)
https://www.jawapos.com/read/2018/06/02/217214/trump-denuklirisasi-tak-mungkin-terjadi-dengan-sekali-pertemuan
0 Response to "Trump: Denuklirisasi tak Mungkin Terjadi dengan Sekali Pertemuan"
Posting Komentar