Demo PKL Tanah Abang, Lulung: Mungkin Ombudsman Bisa Beri Solusi

Lulung sapaan akrab Lunggana mengatakan, para PKL hanya merasa resah dan ingin menyampaikan aspirasi mereka kepada Ombudsman RI. Bahkan, dia melalui media sosial, dia melihat spanduk yang dibawa PKL ke Ombudsman RI.

"Baguslah, mungkin karena dia (PKL) sudah resah ya. Saya liat tadi spanduknya di medsos, artinya Ombudsman tajamnya ke PKL, kok tidak tajam ke persoalan yang lain," kata Lulung di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (3/2).

Ombudsman RI membahas terkait penutupan Jalan Jatibaru, Tanah Abang (Evi Ariska/ JawaPos.com)

Tak hanya itu, politikus PPP ini mengaku telah mendengar aksi demo tersebut dari seorang ustad bernama Alan yang juga pedagang. Lulung menilai, para PKL itu hanya ingin meminta solusi kepada Ombudsman terkait nasib mereka.

"Itu biarlah aspirasi masyarakat. Mungkin selama ini dia perlu perlindungan. Bahkan saya dengar dari ustad Alan (pedagang) mereka mau jualan disana depan Ombudsman, mereka mau cari solusi," ungkapnya.

Sehingga, kata Lulung, jika Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak bisa memberikan solusi, Ombudsman sebagai penentang penutupan Jalan Jatibaru mengetahui solusinya. Terlebih lagi, sebanyak 500 PKL menggantung hidup mereka di Tanah Abang.

"Kali aja kalau Gubernur enggak bisa berikan solusi, Ombudsman bisa berikan solusi. Ombudsman harus bisa berikan solusi dong, ayo Jawab. Bisa enggak sih dia memberikan solusi, ada 450 sampai 500 orang mencari makan disitu," pungkasnya.

Diketahui, rombongan pedagang kaki lima (PKL) kreatif di Lapangan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, berunjuk rasa ke kantor Ombudsman, di Jakarta Selatan pada pukul 13.00 WIB. Bahkan, mereka mengancam akan membuka lapak jualan (PKL) di depan kantor Ombudsman.

(eve/JPC)

Let's block ads! (Why?)

https://www.jawapos.com/read/2018/04/04/201279/demo-pkl-tanah-abang-lulung-mungkin-ombudsman-bisa-beri-solusi

0 Response to "Demo PKL Tanah Abang, Lulung: Mungkin Ombudsman Bisa Beri Solusi"

Posting Komentar