Cerita Keluarga soal Keteladanan Sastrawan Hamsad Rangkuti

JawaPos.com - Kepergian sastrawan Hamsad Rangkuti membawa duka mendalam bagi keluarga. Sosoknya adalah panutan bagi anak maupun sanak saudara almarhum.

Istri Hamsad Rangkuti, Nurwinda mengatakan suaminya adalah sosok yang selalu membuka diri dan rendah hati. "

Tidak pernah marah sama saya. Bisa dibilang dia suami terbaik dan jujur. Apapun bentuk permasalahan selalu cerita ke saya. Jadi seluruh keluarga maupun rekan banyak yang suka,” kisah Nurwinda sebagaimana dilansir Radar Depok (Jawa Pos Grup), Senin (27/8).

Nurwinda menuturkan, Hamsad menjadi teladan bagi rumah tangga. Semasa hidup, Hamsad selalu melarang istrinya memukul anak ketika bersalah.

“Saya nggak boleh mukul anak, nggak boleh larang anak untuk mendapatkan jodoh seperti apa, dan tidak boleh pelit, meski dalam keadaan kekurangan,” bebernya.

Nurwinda menerawang jauh, ada satu sikap Hamsad yang selalu diingat, yaitu memberikan semangat untuk karya-karya penulis muda. Menurutnya, Hamsad selalu menggelorakan sikap pantang menyerah kepada seluruh penulis maupun seniman.

Oleh sebab itu, Hamsad dikenal sangat dekat bahkan meskipun uzur, orang-orang di luar sering memanggilnya Bang Hamsad.

“Dia bilang apa yang kalian akan tulis, ya sudah tulis saja, tidak usah minder. Biar mereka (masyarakat) dan waktu yang menilai. Jangan gentar dan takut. Makanya, dari anak-anak sampai yang dewasa selalu memanggil dia bang,” paparnya.

Hamsad sempat menurunkan satu karyanya yang paling menarik, yaitu novel berjudul ‘Ketika Lampu Berwarna Merah’. Novel tersebut mencerminkan paradoks pembangunan yang dilakukan pemerintah.

‘Ketika Lampu Berwarna Merah’ memenangkan Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 1980. Karya ini merefleksikan kehidupan para gelandangan dan kaum yang tergusur di Jakarta.

Sahabat dekat Hamsad, Sutardji Calzoum Bachri juga mengucapkan turut belasungkawa karena kehilangan sahabat yang tulus dalam berkarya. “Saya turut berduka cita yang mendalam,” ujar Presiden Penyair Indonesia ini.

Sebagai informasi, Hamsad meninggal dunia Minggu (27/8). Menurut penuturan keluarga, almarhum dalam beberapa tahun terakhir berjuang melawan sakit komplikasi yang dideritanya.

(mam/jpg/JPC)

Let's block ads! (Why?)

https://www.jawapos.com/read/2018/08/27/238705/cerita-keluarga-soal-keteladanan-sastrawan-hamsad-rangkuti

0 Response to "Cerita Keluarga soal Keteladanan Sastrawan Hamsad Rangkuti"

Posting Komentar