Empat Perusahaan Asing Lirik Investasi Bandara Hang Nadim Batam

JawaPos.com - Rencana pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam semakin mengerucut pada beberapa investor asing. Dari semula 12 investor, kini hanya menyisakan empat perusahaan dari Korea Selatan, Jepang Jerman, dan India yang semakin intens membahas rencana kerja sama ini.

Direktur Badan Usaha Bandara Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Suwarso menjelaskan, dari keempat negara tersebut Korea menjadi yang terdepan karena sudah melalui beberapa tahapan.

"Perusahaan asal Korea sudah melakukan empat kali pembicaraan dengan BP Batam," kata Suwarso ketika ditemui di Gedung BP Batam, Batam Centre, pada Sabtu (25/8).

Suwarso melanjutkan, BP Batam memang merencanakan penentuan siapa yang akan mengembangkan Bandara Hang Nadim pada akhir tahun 2018 ini. Sejauh ini pembicaraan dengan perusahaan pengembang bandara dari beberapa negara tersebut berfokus pada pengembangan kawasan lahan bandara yang terbilang masih cukup luas.

Sementara itu, kebanyakan perusahaan tersebut lebih berfokus pada pengembangan terminal. Sehingga tidak sesuai dengan keinginan BP Batam.

"Kita masih tunggu, apakah ada yang sesuai dengan keinginan BP Batam, kita memang menginginkan pengembangan kawasan lain di bandara, karena lahan kita masih luas," kata Suwarso.

Lebih jauh, Suwarso mengatakan bahwa ke depannya, Hang Nadim akan menjadi Bandara yang tidak hanya memiliki landasan terpanjang di Asia Tenggara, namun juga memiliki fasilitas dan kelengkapan untuk mendukung aktivitas logistik.

Batam memang diharapkan menjadi salah satu pusat logistik di Asia, sehingga pengembangan Bandara Hang Nadim juga menyesuaikan dengan kebutuhan arus logistik dari dan ke Batam.

(bbi/JPC)

Let's block ads! (Why?)

https://www.jawapos.com/read/2018/08/25/238389/empat-perusahaan-asing-lirik-investasi-bandara-hang-nadim-batam

0 Response to "Empat Perusahaan Asing Lirik Investasi Bandara Hang Nadim Batam"

Posting Komentar