JawaPos.com - Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, memaparkan kepada mahasiswa bagaimana peran pemuda Islam terhadap ideologi pancasila. Menurutnya, mahasiswa zaman now banyak yang abai dengan Pancasila.
Namun, kata Gatot, hal itu dirasa berbeda ketika melihat peserta yang terdiri dari mahasiswa IMM se-Indonesia sangat antusias mengikuti Seminar Kebangsaan.
"Teman-teman Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah sangat kritis mengangkat permasalahan bangsa saat ini tentang ideologi Pancasila," ujarnya saat memberikan materi di Muktamar XVIII Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), di Universitas Muhammadiyah Malang, Jumat (3/8).
Dalam pidatonya, ia menjelaskan bagaimana contoh karakter pemimpin dan pejabat pemerintah yang non-Pancasilais ke dalam beberapa kriteria. Yaitu, mereka yang membeli dan menguasai media massa.
Hal itu sehingga mudah menggiring opini masyarakat. Kemudian, mereka yang memecah belah partai politik, membeli hukum, mengeksploitasi sumber daya alam, mengadu domba TNI, dan membiarkan konflik SARA tidak berujung.
"Paling sering konflik sekarang umat Islam. Kita terpecah-pecah karena perbedaan pandangan. Seharusnya kita bersatu, kalau bersatu kita kuat," seru mantan Panglima TNI itu.
Salah satu peserta, Dwi Rusmaini aggota IMM Komisariat Restorasi Fakultas Psikologi UMM juga merasa bahwa pemuda sekarang paham secara etimologi atau arti kata saja, tetapi tidak mampu diaplikasikan.
"Saya setuju dengan pendapat Pak Gatot. Mungkin tidak hanya pemimpin dan pejabat pemerintah yang melakukan hal itu, bisa saja kita anak-anak muda yang jauh dari pengetahuan dan pengamalan Pancasila di kehidupan melakukan hal yang sama. Sehingga menurut saya penting bagi kita anak muda untuk kritis berideologi Pancasila," pungkas Dwi.
(tik/JPC)
http://www.jawapos.com/read/2018/08/03/233040/di-hadapan-mahasiswa-gatot-bicara-kondisi-pancasila-zaman-now
0 Response to "Di Hadapan Mahasiswa, Gatot Bicara Kondisi Pancasila Zaman Now"
Posting Komentar