Parah, Perempuan Ini Konsumsi 30 Kaleng Minuman Energi Per Hari

Dalam sepekan, Emma harus mengalokasikan dana sekitar £ 250 untuk menyetok minuman energi tersebut. "Ini dimulai sekitar tiga setengah tahun yang lalu. Awalnya saya minum tiga kaleng sehari, lalu enam kaleng, lalu lebih banyak lagi. Saya ingat mendapatkan 20 kaleng sehari. Dan sekarang, jika saya tidak minum, saya akan langsung merasa migrain dan tremor,” paparnya.

Ia selalu menyimpan persediaan 2.000 kaleng di rumah dan menyimpan 48 kaleng di rumah kakaknya.

"Jika saya tidak meminumnya, saya mendapatkan migrain dan tremor. Jadi minum mereka membuat saya merasa normal seperti yang dilakukan orang lain sepanjang hari, setiap hari. Di tempat kerja saya tidak diizinkan meminumnya, tetapi mereka paham saya suka menyelundupkannya,” kata Emma.

Emma bekerja untuk Tesco, dan secara mengejutkan Tesco mendukung larangan di supermarket yang menjual minuman energi untuk anak-anak di bawah 16 tahun. Meski begitu, Emma tidak ingin anak lain berakhir kecanduan seperti dirinya.

"Aku benci melihat anak-anak meminumnya. Mereka akan sangat ketagihan. Jika mereka meminumnya pada usia sepuluh tahun, pada saat mereka berusia 16 tahun mereka akan ketagihan. Hanya butuh waktu tiga tahun untuk sampai ke tahap ini," ujar Emma.

Emma mengakui kecanduannya membuatnya sedih. Ia merasa tidak bahagia. Menurutnya, ia sendiri tidak ingin berakhir seperti ini. Oleh karena itu Emma tidak ingin anak lain menjadi ketagihan sepertinya.

Namun yang mengejutkan, dokter giginya mengatakan belum ada efek untuk gigi Emma dan dia juga belum mendapatkan kelebihan berat badan dari 3.000 kalori per hari yang diminumnya. "Saya hanya makan satu kali sehari. Saya tidak sarapan dan saya makan sekitar pukul 15.00, kemarin saya makan satu roti baguette dan hanya itu,” ujarnya.

(ina/JPC)

Let's block ads! (Why?)

https://www.jawapos.com/read/2018/03/26/199110/parah-perempuan-ini-konsumsi-30-kaleng-minuman-energi-per-hari

0 Response to "Parah, Perempuan Ini Konsumsi 30 Kaleng Minuman Energi Per Hari"

Posting Komentar