
Unjuk rasa sempat diwarnai bentrokan antara polisi dan massa. Kericuhan terjadi saat massa akan membakar ban bekas. Beberapa anggota kepolisian langsung merangsek masuk ke dalam barisan massa. Terjadi aksi tarik-menarik antara massa dan polisi.
Ketegangan dapat diredam saat koordinator aksi menenangkan massa. Aksi berlanjut dengan orasi secara bergantian. Dalam aksinya, massa menolak kenaikan BBM jenis Pertalite dari harga Rp 7.600 menjadi Rp 7.800 per liter. Menurut mereka, pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah semena-mena dengan kenikan harga tersebut.
Massa juga mempertanyakan distribusi BBM jenis premium yang selama ini kian langka. Khususnya di Sumatera Utara. "Pemerintah harus menyediakan suplai premium di Sumut. Pemerintah terkesan memaksa masyarakat menggunakan Pertalite. Padahal sebelumnya pemerintah berjanji tidak menaikkan harga BBM," kata Wakil Presiden Pema-USU Hendra Boang Manalu.
Aksi kembali memanas saat sejumlah personel kepolisian ingin menertibkan massa yang memaksa maju ke tengah jalan. Aksi saling dorong kembali terjadi. Massa meminta polisi menjauhi barisan.
Sesaat kemudian, massa membubarkan diri. Aksi berlanjut ke gedung DPRD Sumut. Sepanjang longmarch ke DPRD Sumut, massa mendorong kendaraan sebagai bentuk protes terhadap pemerintah.
Sampai di depan gedung dewan, massa kembali berorasi. Seorang perwakilan DPRD Sumut sempat keluar untuk menemui pengunjuk rasa. Namun kehadirannya ditolak massa. Pengunjuk rasa mendesak agar diberi izin masuk ke dalam pelataran gedung.
Solihin, salah satu perwakilan massa mengatakan, pemerintah sudah mengangkang konstitusi. Karena dalam konstitusi sudah diamanatkan bahwa sumber daya diperuntukan untuk kesejahteraan masyarakat. "Pemerintah menghianati undang-undang, pemerintah makar dengan konstitusinya sendiri," ucap Solihin.
Untuk diketahui, pemerintah menaikkan harga BBM jenis Pertalite pada Sabtu (24/3) pukul 00.00 WIB. Kenaikan harga BBM dipicu naiknya harga minyak dunia. Dimana Harga minyak mentah jenis brent sudah berada di angka US$ 60 per barel.
(pra/JPC)
0 Response to "Unjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM di Medan Ricuh"
Posting Komentar