
"Alasanya Tagana dikonsentrasikan di sini, karena kecamatan Jambon memang tiap tahun dilanda banjir, " kata Kabid Linjamsos Dinas Sosial Jawa Timur Restu Novi Widiarni, kepada Jawapos.com, Rabu (28/3).
Lantaran bancana banjir selalu rutin menimpa warga Jabon, maka Tagana Jatim membentuk tim khusus dengan sebutan Kelompok Siaga Bencana (KSB). Tim khusus tanggap bencana banjir dibentuk beranggotakan 60 orang yang merupakan warga masyarakat Jabon.
Membersihkan sungai merupakan salah satu materi edukasi kepada warga Jabon, pentingnya pembersihan sungai secara rutin (istimewa)
Acara itu sendiri dihadiri 100 anggota Tagana dari kabupaten/kota se-Jawa Timur. Selama dua hari (28-29 Maret) mereka melakukan aksi tanggap darurat bencana banjir. Mereka melibatkan anggota KSB serta warga masyarakat sekitar. Kegiatannya, edukasi warga terkait pentingnya membersihkan sungai secara rutin. Pelatihan tentang evakuasi korban bencana banjir, serta Tagana Goes To School.
''Untuk Tagana goes to school ini, memberikan edukasi kepada para siswa SD, agar mereka memahami upaya apa saja yang harus dilakukan saat terjadinya musibah banjir,'' kata Restu menambahkan.
Salah satu materi, lanjut Restu, mencakup bagaimana cara mengevakuasi korban banjir. Termasuk mengevakuasi warga yang lanjut usia dan difabel.
Sedangkan pada goes to school, materinya berupa pemberian pelatihan evakuasi korban banjir kepada sejumlah pelajar SDN Dukuh Sari 1 dan SDN Kedung cangkring. ''Materinya dikemas dalam aktivitas bermain dan belajar. Tujuannya, memberikan edukasi dan kesadaran akan apa saja yang perlu dilakukan saat terjadi bencana banjir,'' jelas Restu.
Sementara itu Koordinator Tagana Jawa Timur, Priyo Prasojo mengatakan, banjir yang sering melanda Jabon disebabkan terjadinya pasang air laut hingga naik ke pemukiman warga.
Selain itu, banjir di Jabon ini juga karena kiriman dari wilayah Pandaan dan Malang. Akibatnya, saat wilayah Jabon sudah tergenang, airnya susah surut. Sehingga memicu tejadinya banjir. Akibatnya kawasan ini rentan terhadap masalah kesehatan, sanitasi, dan ketersediaan air bersih. "Lokasi kecamatan Jabon ini juga berbatasan langsung dengan Pasuruan. Itulah kenapa lokasi kecamatan Jabon ini rutin dilanda banjir," kata Priyo.
(HDR/JPC)
0 Response to "Jadi Langganan Banjir, Tagana Jatim Bentuk Tim Khusus di Jabon"
Posting Komentar