Korban Penipuan Mustaqbal Travel Minta Uang Dikembalikan

Meski demikian, ia menuntut uang yang sudah disetorkan sebesar Rp 50 juta dikembalikan, atau perjalanan umroh tetap diberangkatkan.

Ia mengatakan, mertua beserta isterinya, Halimah dan Umi Hani, asal warga Patrol, Indramayu menjadi korban Mustaqbal. Dia menjelaskan bahwa isteri dan mertuanya mendaftarkan diri di Biro Perjalanan Haji dan Umroh Mustaqbal Travel pada akhir Desember 2016.

"Kalau dicabut izin operasinya, memang harus begitu. Mertua dan istri saya jadi korban. Kami ingin uang yang sudah disetorkan kembali," ungkapnya kepada JawaPos.com, Rabu (26/3).

Dari keterangan pihak Mustaqbal, awalnya dijanjikan akan berangkat pada Februari 2017. Sementara pihak Mustaqbal memberikan konfirmasi bahwa keberangkatan umroh akan diberangkatkan pada bulan berikutnya.

"Setelah itu dari pihak Mustaqbal tidak ada kabar lagi. Kami pun terus mencari kabar keberangkatan umroh, namun belum ada jawaban," ujarnya

Rovahan mengaku, bahwa mertua dan isterinya sudah menyetor uang sebesar Rp50 juta, sehingga per orang dikenakan biaya Rp25 juta. Itu pun menurut pengakuan dari pihak Mustaqbal sudah masuk tarif harga promo.

Tidak ada itikad baik dari pihak Mustaqbal, ia pun melaporkan diri ke Polsek Seltim Cirebon Kota terkait keberangkatan umroh yang tidak ada kejelasan.

"Sebelum owner Mustaqbal itu ditahan kepolisian, kami melaporkan lebih dulu. Harapan saya tentu ingin uang kembali," katanya.

Seperti diberitakan, banyaknya penipuan bermodus paket umrah murah dan sebagainya membuat Kementrian Agama (Kemenag) mengambil tindakan tegas. Kemenag akhirnya mencabut izin empat Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Keempat PPIU yakni PT Amanah Bersama Ummat (ABU Tours) yang berdomisili di Makassar, Solusi Balad Lumampah (SBL) yang berdomisili di Bandung, Mustaqbal Prima Wisata di Cirebon, dan Interculture Tourindo di Jakarta.

(wiw/JPC)

Let's block ads! (Why?)

https://www.jawapos.com/read/2018/03/28/199669/korban-penipuan-mustaqbal-travel-minta-uang-dikembalikan

0 Response to "Korban Penipuan Mustaqbal Travel Minta Uang Dikembalikan"

Posting Komentar