
Diselenggarakan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Rockin'stra menyajikan perkawinan antara musik rock dengan orkestra sehingga menjadi lebih atraktif.
Pertunjukan musik yang dipimpin langsung oleh Dr. Nathania Karina selaku konduktor ini menggandeng 75 musikus. Menariknya, semua musikus yang terlibat, berusia antara 9 sampai 21 tahun.
"Usia musikus di sini masih sangat belia antara 9 sampai 21 tahun. Anak-anak ini luar biasa, mereka mendedikasikan apa yang mereka punya, padahal ada yang dari luar kota seperti Bandung dan Lampung juga," kata Nathania Karina kepada JawaPos.com, Rabu (28/3).
Pada konser yang disaksikan seribu pasang mata, Nathania Karina ingin mengubah persepsi mengenai musik rock yang dikenal keras dan garang. Sebaliknya, ketika dikemas secara orkestra, dia membuktikan bahwa ternyata musik rock juga bisa dinikmati semua kalangan.
"Kami ingin musik genre apapun itu bisa dinikmati dengan baik. Jadi musik apapun selama punya bobot dan artistik yang baik, tentu bisa dikemas baik juga," jelasnya.
Konser Rockin'stra juga menyajikan sejumlah kejutan. Salah satunya, yakni kolaborasi dengan basist muda Andi Lie dan gitaris band Teddy Sujaya Project, Andy Owen.
"Saya sendiri baru pertama kali, seru banget ya rock bisa kombinasi dengan orkestra dengan sangar," tutup Andi Lie.
(ded/JPC)
0 Response to "Rockin'stra, Ketika Musik Rock dan Orkestra di Satu Panggung"
Posting Komentar