
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas usai rapat kerja mengatakan, presiden menekankan layanan perizinan yang bermutu. Presiden juga menekankan soal pentingnya satgas pelayanan investasi. ’’Diberi gambaran bagaimana strategi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing bangsa,’’ ujarnya saat dihubungi.
Kebetulan, kata Anas, Banyuwangi sudah memiliki beberapa hal yang disinggung oleh presiden. Oleh sebab itu, kabupaten paling ujung timur Pulau Jawa itu siap memudahkan proses berbisnis. Salah satu caranya, meningkatkan kualitas Mal Pelayanan Publik yang berkaitan erat dengan aktivitas ekonomi warga
”Besok (Kamis, 29/3) kami kumpulkan dinas dan camat untuk menyampaikan poin-poin penting dari Pak Jokowi tadi,” urainya.
Sejak Oktober 2017, Banyuwangi mengoperasikan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang dikembangkan pemerintah kabupaten. Saat ini, lebih dari 84.500 jenis layanan telah diterbitkan dan dinikmati warga sejak pertama kali MPP diresmikan.
”Ini bagian dari memberi kemudahan bagi warga. Bersama-sama mengupayakan agar mengurus dokumen ke pemerintahan bukan sesuatu yang membosankan dan rumit,’’ jelasnya. Anas mengatakan, tidak lagi seperti dulu yang identic dengan proses berbelit.
Dia mencontohkan integrasi izin yang berkaitan dengan usaha masyarakat yang di antaranya membutuhkan advice planning dari Dinas PU Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang; sedangkan izin usahanya melalui Dinas Penanaman Modal.
”Kalau dulu harus wira-wiri ke beberapa dinas untuk satu urusan. Sekarang cukup diselesaikan di mal pelayanan publik yang terbuka. Ini kan mempermudah warga berusaha,” jelasnya.
Di MPP itu, terdapat 163 jenis layanan izin/dokumen/surat dalam satu tempat, mulai administrasi kependudukan hingga berbagai jenis izin usaha.
Setelah enam bulan berjalan, lanjut Anas, telah dilakukan evaluasi-evaluasi. Dari hasil evaluasi itulah, akan dilakukan pembenahan dengan memanfaatkan dana insentif dari pemerintah pusat.
”Kami kan dapat reward pusat Rp 8,7 miliar karena sistem akuntabilitas kami dapat nilai A. Nanti dananya dipakai untuk mal pelayanan publik. Contohnya, kita tambah komputer dan counter pelayanan biar nggak terlalu lama antri, sistemnya bisa di-upgrade, dan gedungnya dibikin tambah nyaman bagi warga,” papar Anas.
(wir/JPC)
0 Response to "Usai Ketemu Presiden, Anas Pastikan Mal Pelayanan Publik Makin Baik"
Posting Komentar