
Banyaknya persoalan dan keluhan dari masyarakan, membuat Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah angkat bicara. Dia meminta PT PLN untuk segera mengatasi dan melakukan perbaikan.
"Saya mengimbau PLN melakukan perbaikan dan membenahi kontrol terhadap transmisinya. Mungkin selama ini kontrolnya biasa-baisa saja," kata Nova kepada awak media di ruang kerjanya, Banda Aceh, Rabu (28/3).
PLN juga harus merancang dan mendesain ulang sistem kontrol terhadap tranmisinya dengan teknologi yang lebih canggih. Sehingga persoalan yang selama ini sering timbuh dapat diatasi.
"Sekarang sudah banyak teknologi canggih yang bisa digunakan PLN untuk mengendalikan dan mengontrol transmisi atau jaringannya. Mungkin sudah canggih. Tapi saya tidak tahu bisa terjadi (pemadaman). Buktinya masih terjadi dan kami menyesalkan itu," ujarnya.
Menurut Nova, ada dua hal yang harus diketahui dan pahami jika bicara persoalan listrik. yakni, pembangkit dan jaringan. Ia menilai pembangkit listrik di Aceh sudah memadai dan jaringan sedang dalam pembangunan.
"Tapi masalahnya yang sering membuat listrik padam itu ada trouble di jaringan. Kalau orang awam membayangkan itu kabel dan menara sutet. Sering kejadiannya bukan di Aceh," sebutnya.
Selama ini, listrik yang dialirkan ke wilayah Aceh dikontrol dengan sistem interkoneksi. Sehingga jika terjadi gangguan pada sistem tersebut, Aceh akan terdampak adanya pemadaman.
Beberapa waktu lalu, General Manager PLN Aceh Jefri Rosiandi mengatakan, hilangnya beban suplai listrik berdampak terhadap hilangnya pasokan listrik 100 Mega Watt pada sistem yang terasa hingga ke Aceh.
“Dengan hilangnya beban ini maka frekuensi naik. Kemudian Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Arun membaca adanya gangguan dan melepaskan diri secara proteksinya. Sehingga sistem terjadi kolaps sementara di PLTU Nagan Raya tidak mampu menampung beban yang ada dan terjadi transmisi lepas secara otomatis,” terang Jefri.
(mal/JPC)
0 Response to "Listrik Sering Padam, Wagub Aceh Sentil PLN"
Posting Komentar