
Pameran yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang Selatan itu berlangsung hingga 9 April 2018.
Puan mengatakan, pameran buku ini menunjukkan bahwa minat baca dari para pengunjung bertambah banyak.
"Bahkan, target di tahun ini adalah 750 ribu pengunjung yang akan datang membeli buku, datang membaca buku, dan tentu saja bersama keluarganya untuk melihat apa saja yang di dalam Big Bad Wolf ini," kata Puan saat menghadiri pembukaan BBW 2018.
Puan meyakini, pameran buku ini semakin memudahkan masyarakat untuk mencari buku yang dibutuhkan. Bahkan banyak pengunjung yang datang membawa keranjang, koper, maupun troli.
Menurut Puan, pameran yang menyediakan beragam koleksi buku ini menjadi salah satu solusi yang semakin memperluas akses masyarakat akan buku-buku berkualitas, dengan harga yang terjangkau.
Puan menambahkan, banyak kemudahan yang diberikan kepada masyarakat untuk membeli buku, baik melalui pemberian diskon, kemudahan cicilan, dan pembayaran menggunakan kartu kredit.
Ke depannya, Puan berharap lebih banyak solusi alternatif lain yang bisa diberikan.
"Tentu saja ini merupakan salah satu solusi yang harus kita lakukan dan saya berharap sinergi goyong royong dari semua pihak bisa melaksanakan ini bukan hanya setahun sekali tetapi juga berkali-kali dalam setiap tahun," ujar Puan.
Menurut dia, dengan sinergi semua pihak baik pemerintah dan swasta dapat bergotong royong meningkatkan minat baca dalam upaya untuk membangun Indonesia.
Contohnya, saat berkunjung ke daerah terpencil, salah satunya Mamuju yang terkena banjir bandang, banyak anak-anak yang membutuhkan buku bacaan karena banyak buku mereka yang hanyut.
"Saya tentu saja akan sangat berterima kasih kalau kemudian sinergi ini dapat membantu pemerintah dalam membantu masyarakat yang ada di Indonesia", katanya.
Big Bad Wolf Book Sale 2018 sendiri adalah pameran buku terbesar di Asia Tenggara. Di tahun ketiganya, pameran menghadirkan 5,5 juta buku sebagai upaya untuk memperluas akses masyarakat akan buku-buku berkualitas.
Pameran yang dibuka 24 jam selama 12 hari ini juga menawarkan diskon 60 hingga 80 persen.
(put/JPC)
0 Response to "Pameran Buku Terbesar Se-Asia Tenggara Resmi Dibuka"
Posting Komentar